Soal 14 Produk Herbal yang Diuji, Badan POM: Bukan Obat Covid-19

- Senin, 23 November 2020 | 18:37 WIB
Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) meluruskan pemberitaan yang beredar tentang 14 produk herbal yang mendapat persetujuan penggunaan darurat untuk pasien Covid-19.

Kepala Badan POM Penny Kusumastuti Lukito menegaskan bahwa pihaknya melakukan pendekatan pendampingan regulatori bagi para peneliti dan pelaku usaha.

Pendampingan tersebut dimulai sejak penyusunan protokol uji klinik hingga pelaksanaan uji klinik sesuai Cara Uji Klinik yang Baik (CUKB), pelatihan CUKB, dan fleksibilitas/percepatan dalam uji pra klinik maupun uji klinik untuk menghasilkan data klinik yang valid dan kredibel.

“Sampai saat ini Badan POM tidak pernah memberikan persetujuan klaim khasiat obat herbal yang dapat menyembuhkan pasien Covid-19,” kata Penny dalam keterangan pers, Senin (23/11/2020).

Dalam dokumen yang dilihat Ayobekasi.net, sebagian besar produk herbal tersebut diuji sebagai imunomodulator atau zat yang bisa meningkatkan fungsi daya tahan tubuh (imunitas), bukan sebagai obat yang dapat menyembuhkan Covid-19.

Badan POM merinci 14 produk herbal yang kini tengah diteliti, yakni 1 penelitian uji klinik telah selesai dan sedang proses evaluasi hasil penelitian oleh peneliti, 1 penelitian uji klinik sedang berlangsung di Rumah Sakit.

Kemudian, 1 Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) telah diterbitkan Badan POM namun uji klinik belum dimulai, 7 penelitian sedang dalam proses Penyusunan Protokol Uji Klinik, dan 4 penelitian sedang dalam proses penyusunan Protokol Uji Pra Klinik.

“Kami terus bersinergi dengan Kementerian/Lembaga, Akademisi, Peneliti, dan Pelaku Usaha untuk mempercepat hilirisasi penelitian produk herbal menjadi produk komersial yang dapat dikonsumsi masyarakat selama pandemi Covid-19 sesuai klaim atau indikasi yang disetujui Badan POM,” ujarnya.

Lebih jauh, Badan POM juga mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi produk herbal secara aman dan tepat. Lebih hati-hati dan teliti saat memilih produk, dan selalu Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa).

Halaman:

Editor: Arditya Pramono

Tags

Terkini

Cara Cek Diskon Listrik Oktober 2021 via HP

Senin, 27 September 2021 | 09:30 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:43 WIB

BST Juli dan Agustus 2021 di DKI Belum Jelas!

Rabu, 15 September 2021 | 07:06 WIB

7 Laptop Terbaik Harga Murah

Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:22 WIB

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal 16 Agustus 2021

Senin, 9 Agustus 2021 | 22:34 WIB
X