Bukan Lagi 3M, Wali Kota Bekasi Serukan Prokes 4M

- Senin, 28 Desember 2020 | 19:13 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Instagram/@bangpepen03)
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Instagram/@bangpepen03)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NETKasus Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan hingga hari ini. Protokol kesehatan atau prokes pun makin diperketat, termasuk yang dilakukan di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah bosan mengingatkan warga untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

AYO BACA : Sebanyak 203 Pasien Covid-19 di Bekasi Sembuh Hari Ini

“Tetap waspada, virus ini tidak mengenal kata libur. Kewajiban protokol kesehatan dengan 4M sangat penting untuk diri kita dan orang lain,” kata pria yang akrab disapa Pepen ini dalam keterangannya, Senin (28/12/2020).

Jika sebelumnya masyarakat mengenal istilah 3M, maka Pepen menambahkan satu huruf M lagi. Apa itu? Ternyata, menghindari kerumunan.

AYO BACA : Ini Alasan Wali Kota Bekasi Ngotot Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka

“Jadi, 4M itu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah ini. Terbaru, sanksi denda Rp 100 ribu bagi warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru (ATHB) yang baru disahkan pekan lalu.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Waspada, Bekasi Berpotensi Hujan Petir Sore Hari

Jumat, 16 April 2021 | 09:21 WIB
X