Warga Jatimulya Protes Rencana Pembongkaran Jembatan Overpass oleh PT Adhi Karya

- Senin, 24 Agustus 2020 | 15:24 WIB
Ilustrasi jembatan atau overpass di atas jalan tol.
Ilustrasi jembatan atau overpass di atas jalan tol.

JATIMULYA, AYOBEKASI.NET -- Dua jembatan atau overpass KM 13+800 di atas tol Jakarta Cikampek bakal dibongkar oleh PT Adhi Karya untuk kepentingan depo proyek transportasi Light Rail Transit (LRT). Spanduk pemberitahuan penutupan permanen akses jalan jembatan telah terpasang, terhitung mulai 3 September 2020 mendatang.

Atas dasar itu, ratusan warga Jatimulya menolak keras pembongkaran jembatan.

Alasan mereka karena overpass tersebut adalah jalur alternatif warga apabila wilayah tersebut diterjang banjir.

"Itu juga jalan alternatif kami kalau mau ke Kalimalang," kata Abdullah (38) warga RT 07/09, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi kepada Suara.com, Senin (24/8/2020).

Abdul mengemukakan bahwa warga Jatimulya telah menggelar pertemuan dan menyepakati untuk menolak pembongkaran dua overpass tersebut.

Hasil musyawarah warga ini juga telah disampaikan kepada pemerintah daerah.

"Kita sudah gelar pertemuan, pemerintah dari kelurahan juga sudah mengundang pengelola proyek tapi tidak hadir, rencana pembongkaran overpass harus ditiadakan karena itu akses fundamental kami," ungkapnya.

"Sebentar lagi mau musim hujan, kalau wilayah Jatimulya banjir sudah pasti akses keluar melalui dua jembatan ini. Jika dibongkar, nanti warga Jatimulya jadi terisolir dan tidak bisa kemana-mana," sambungnya.

Sementara itu, Lurah Jatimulya, Charles Mardianus menegaskan, pemerintah telah menyepakati dengan warga untuk menolak penutupan jembatan yang merupakan akses jalan jalur utama warganya tersebut.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Waspada, Bekasi Berpotensi Hujan Petir Sore Hari

Jumat, 16 April 2021 | 09:21 WIB
X