BPOM Rilis Daftar 53 Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia Terlarang

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:44 WIB
BPOM Rilis Daftar 53 Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia Terlarang/ilustrasi (pixabay)
BPOM Rilis Daftar 53 Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia Terlarang/ilustrasi (pixabay)

TEBET, AYOBEKASI -- Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan peredaran produk obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetika mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) atau bahan dilarang yang berbahaya bagi kesehatan.

Berdasarkan hasil sampling dan pengujian yang dilakukan selama periode Juli 2020 hingga September 2021, Badan POM menemukan 53 item produk obat tradisional, 1 item suplemen kesehatan mengandung BKO serta 18 item produk kosmetika mengandung bahan dilarang atau bahan berbahaya.

Dari pengawasan selama masa pandemi tersebut, BPOM menemukan kecenderungan baru temuan BKO pada produk obat tradisional. BKO tersebut adalah Efedrin dan Pseudoefedrin.

Obat tradisional yang mengandung Efedrin dan Pseudoefedrin berisiko dapat menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu pusing, sakit kepala, mual, gugup, tremor, kehilangan nafsu makan, iritasi lambung, reaksi alergi (ruam, gatal), kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan (mulut, bibir dan wajah), atau kesulitan buang air kecil.

“Modus penambahan BKO berupa Efedrin dan Pseudoefedrin ini dapat digunakan secara tidak tepat dalam penyembuhan COVID-19,” jelas Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Reri Indriani di laman BPOM, www.pom.go.id.

Reri Indriani mewakili Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito, saat memberikan keterangan pers terkait Public Warning Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetika pada Hari Rabu 13 Oktober 2021.

SILAKAN CEK LINK INI DAFTARNYA

  1. Lampiran 1 Obat Tradisional Mengandung BKO
  2. Lampiran 2 SK Mengandung BKO
  3. Lampiran 3 OTSK BKO Hasil Otoritas Pengawasan Negara Lain
  4. Lampiran 4 Kosmetika Mengandung Bahan Dilarang dan Bahan Berbahaya 
  5. Lampiran 5 Kosmetika Mengandung BD/BB Laporan Otoritas Negara Lain

Efedrin dan Pseudoefedrin selain berupa senyawa sintetis, juga terdapat secara alami pada tanaman, yaitu merupakan bahan aktif dari tanaman Ephedra sinica atau Ma Huang, yang lazim ditemukan pada Traditional Chinese Medicine (TCM), termasuk Lianhua Qingwen Capsules (LQC) Tanpa Izin Edar.

Penggunaan Ephedra sinica pada obat tradisional digunakan secara tidak tepat dalam pencegahan dan penyembuhan Covid-19.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wali Kota Bekasi Lantik Direksi PT Sinergi Patriot

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:38 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Pasundan Ride bank bjb 2021

Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:12 WIB

bank bjb Sabet Tiga Penghargaan TOP GRC Award 2021

Kamis, 7 Oktober 2021 | 18:18 WIB

Begini Syarat dan Ketentuan Vaksinasi di Mal

Rabu, 6 Oktober 2021 | 07:07 WIB
X